Senin, 19 Januari 2015

Info Terkini: Lewati Santillana, Ronaldo Bidik Rekor Di Stefano & Raul

MADRID – Masih hangat diingatkan bagaimana Cristiano Ronaldo mengklaim trofi FIFA Ballon d’Or 2014 pada 12 Januari lalu, kini megabintang Real Madrid itu kembali beraksi di lapangan hijau. Ia pun kembali melewati rekor sulit saat mencetak dua gol ke gawang Getafe.
Meski Ronaldo tidak sanggup membantu Madrid keluar dari mimpi buruk berupa tersingkir dari Copa del Rey, karena kalah agregat 2-4 oleh Atletico Madrid, CR7 menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang pantas memiliki tiga gelar Ballon d’Or.
Menurut laporan Marca, Senin (19/1/2015), tambahan dua golnya saat Real Madrid membungkam Getafe 3-0 di pekan ke-19 La Liga, membuat Ronaldo melewati legenda, Carlos Alonso Santillana dan berdiri sebagai pencetak gol terbanyak ketiga Madrid di semua kompetisi. Ia kini mengemas 289 gol dan unggul satu angka dari Santillana.
Rinciannya, Ronaldo mencetak 206 gol di La Liga, 21 di Copa del Rey, 57 di Liga Champions, dua di UEFA Super Cup, dan tiga di Supercoppa de Espana. Kini, kapten Tim Nasional Portugal itu tengah menatap Alfredo Di Stefano yang sudah mencetak gol 307 kali untuk Madrid, dan Raul Gonzalez yang menjabat sebagai topskor dengan 323 gol.
Namun, apa yang sudah dicapai Ronaldo takkan bisa diraih tanpa kehadiran rekan-rekannya di Madrid, terutama Karim Benzema. Ya, penyerang berpaspor Prancis itu sudah memberi sang megabintang 28 assist, termasuk lima pada musim ini.
Angka 28 buat Benzema, juga berarti melewati status Mesut Ozil sebagai “pelayan utama” Ronaldo. Untuk diketahui, sebelum pindah ke Arsenal, Ozil menjabat sebagai pemberi assist terbanyak dengan 27 kali. (Sumber: http://bola.okezone.com)

Info Terkini: "Madrid Mundur Selangkah untuk Maju Dua Langkah"

MADRID – Real Madrid sudah bisa move on setelah mengawali tahun 2015 ini dengan start yang buruk. Kemenangan 3-0 atas tim sekota, Getafe jadi suntikan motivasi krusial buat tim kebanggaan Ibu Kota Spanyol itu.
Sebelumnya, mereka harus tersingkir dari Copa del Rey dari rival sekota lainnya, Atlético Madrid. Meski belum lama mendapat waktu istirahat, Capitán sekaligus portero utama, Iker Casillas merasa skuadnya tak didera problem kelelahan.
“Kami masih punya laga lain untuk dipersiapkan melawan Sevilla. Sungguh paruh pertama musim yang bagus buat kami,” ujar Casillas, seperti dikutip Football-Espana, Senin (19/1/2015).
“Kami tidak kelelahan, tapi kami memang kesulitan kembali pada rutinitas kami setelah jeda sepekan. Kami mengalami beberapa hasil buruk, tapi itu bukan berita baru. Kami harus terus menatap satu laga ke laga lainnya,” tambahnya.
Kemenangan atas Getafe pada Minggu (18/1/2015) malam lalu juga sekaligus menjadikan El Real juara paruh musim La Liga. Sebuah pijakan positif jelang paruh kedua musim ini, terlebih mereka takkan lagi diganggu jadwal padat pada kompetisi lainnya – Piala Raja.
“Kami sudah menjawab kritik, kami pantang menyerang. Memang disayangkan kami tersingkir dari Copa, gelar yang semestinya kami pertahankan. Tapi kami tak mau ada alasan lain. Ketika kami menang, kami lebih rileks,” imbuh San Iker.
“Sekarang kami bisa mempersiapkan pertandingan lain dengan lebih baik. Seperti yang dikatakan Cristiano (Ronaldo), semoga ini jadi langkah mundur untuk maju dua langkah,” tuntasnya. (Sumber: http://bola.okezone.com)

Info Terkini: Van Gaal Abaikan Opini Fans

MANCHESTER - Pelatih Manchester United, Louis van Gaal mengaku perubahan formasi dalam laga kontra QPR akhir pekan lalu bukan karena memenuhi permintaan fans. Dia mengaku akan tetap bermain dengan menerapkan tiga bek dalam formasinya.
Dalam laga yang diadakan di Loftus Road itu, pasukan Setan Merah baru bisa menjebol pertahanan lawan di babak kedua, tepatnya di menit 58 lewat usaha Marouane Fellaini. Hal ini baru terjadi setelah fans yang dengan kompak meneriakkan “serang, serang, serang!” dan “4-4-2, 4-4-2, 4-4-2.”
Keputusan mantan pelatih Timnas Belanda itu mempertahankan formasinya lantaran dengan tiga atau empat bek bukan masalah utama, melainkan efektivitas pemain dalam memanfaatkan peluang. Dia kembali menilik laga kontra Tottenham Hotspurs bulan lalu yang berakhir imbang meski dengan segudang peluang bagus.
“Saya tidak bisa mengobservasi fans satu-satu karena berapa banyak fans yang dimiliki Manchester United?.Kalian tidak bisa menampung 600 juta opini,” kata LVG seperti dilansir Goal, Senin (19/1/2015).
“Untuk melihat para pemain, untuk berkomunikasi dengan para pemain, untuk menganalisis dan memantau pemain, itulah yang menjadi tugas saya,”sambungnya. (Sumber: http://bola.okezone.com)

Info Terkini: Jam Terbang Pemain Tidak Ditentukan Harga

MANCHESTER – Pelatih Manchester United, Louis van Gaal, menegaskan bahwa harga pemain yang setinggi langit tidak akan menentukan selalu berada di skuad utama. Hal itulah yang terjadi pada striker Radamel Falcao yang baru tampil 14 laga di semua turnamen sejak membela United musim ini.
Jarangnya pemain asal Kolombia tersebut dipilih dalam starting XI Setan Merah juga ditambah dengan cedera yang membekapnya beberapa kali usai bergabung bersama United. Pelatih asal Belanda itu juga menilai wajar jika sering merotasi pemainnya, sebab pemain lain juga butuh caps di lapangan.
Falcao sendiri berstatus sebagai pemain pinjaman selama semusim dan pembelian dalam musim berikutnya. Namun, hal tersebut bisa saja batal melihat Van Gaal jarang memainkannya.
“Semua pemain memiliki waktu, tidak masalah siapa Anda. Tidak ada hubungannya (dengan uang yang dihabiskan untuk Falcao). Kami memiliki 29 pemain, jadi kami harus membicarakan 29 pemain, bukan hanya satu,” kata Van Gaal, seperti dilansir Goal, Senin (19/1/2015).
“Sebelum laga saya sudah memikirkan bentuk ini dan peraturan, lalu saya membawa para pemain ke sesi latihan dan melihat rencana pertandingan saya dan saya memilih pemain. Kalian tidak bisa selalu memberikan laga kepada pemain termahal dan jika pemain muda tidak pernah mendapat kesempatan, saya bukan pelatih yang baik,” katanya.
Pelatih berusia 63 tahun ini mengungkapkan, dirinya memperlakukan pemain dengan sama tanpa membeda-bedakan. Hal yang membuat sulit justru kritikan semua fans dari luar sana.
“Saya harus menjaga semua pemain di level yang sama dengan peraturan yang sama. Sulit untuk memahami situasi ini karena di luar semua berpikir jika kalian membeli pemain kalian harus menaruhnya dalam skuad.” (Sumber: http://bola.okezone.com)

Minggu, 18 Januari 2015

Info Terkini: Cazorla Teladan bagi Pemain Muda

MANCHESTER – Arsenal menyudahi duel panas kontra Manchester City dengan sempurna. Sang juara bertahan Premier League itu dipaksa menyerah di Etihad Stadium, melalui sepasang gol yang disarangkan oleh Santi Cazorla dan Olivier Giroud.
Pelatih Arsene Wenger pun secara khusus melayangkan pujian untuk Cazorla. Maklum saja, selain mencetak gol, pemain internasional Spanyol itu juga memberi assist untuk gol kedua Meriam London di laga lanjutan pekan ke-22 itu.
“Sejak Cazorla mulai bermain di tengah, dia bermain melebar dan sekarang dia berada di puncak kariernya, di mana dia memiliki pengaruh yang besar bagi tim. Dia fantastis, karena dia membuat Anda keluar dari tekanan dalam situasi yang ketat,” kata Wenger dalam situs resmi klub, Senin (19/1/2015).
“Dia contoh yang baik untuk para pemain muda, dia menunjukkan betapa pentingnya ia. Itu adalah kualitas penting bagi seorang gelandang. Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik. Dia terlihat begitu mencintai permainannya,” sambung pelatih asal Prancis itu.
Kemenangan atas City membuat Arsenal berada di urutan kelima dengan koleksi 39 angka. Meriam London terpaut 13 angka dari pemuncak klasemen sementara Chelsea. Di laga berikutnya, Aaron Ramsey cs akan menjamu Aston Villa. (Sumber: http://bola.okezone.com)